Juni 14, 2012

Karena Saya Mau

Menyusuri ruas tol JORR yang lumayan panjang, hingga akhirnya sampai di pintu tol bintaro, jujur saja ini adalah pengalaman pertama kalinya saya menapaki daerah tersebut. Bener-bener blank deh pokoknya, apalagi kalau mendengar nama bintaro dengan sektor-sektornya, wah harus ada ujian khusus dulu kayanya tuh, atau lebih tepatnya saya harus berusaha agar punya rumah di daerah sana kali ya, hihihi ngarep :)

Kamis 14 Juni kemarin saya diminta oleh cucu donlen dari kedalaman 3 leader di jaringan saya untuk memberikan sharing pemakaian jilbab atau yang biasa dikenal dengan hijab class. Apalah artinya ilmu saya kalau saya tidak membagikannya yaa? Karena itulah, jauh-jauh hari saya sudah menyetujui tawaran dari donlen saya ini walaupun dengan resiko bakalan muter-muter mencari rumah sang pembuat acara. Dan benar saja, saya sukses nyasar dan muter-muter 1 jam di Bintaro. Rasa pegel mengemudikan stir sendirian, sempat membuat saya jengah. Bagaimana bisa, hampir setiap kali mencai alamat saya jarang alpa seperti ini. "Aahh mulai penat nih". Untungnya saya tau ilmu yang sempat diajarkan dalam MBP, dalam situasi apapun saya harus bisa menguasainya, dalam hal ini nafas damai salah satu cara yang saya lakukan dalam perjalanan yang terik dengan matahari ini. Berbekal Hp di tangan dan fasilitas google map di Android, alhamdulillah dengan arahan sang mpunya rumah pun, saya tiba dengan selamat di tkp.

Setibanya di sana, sudah ada beberapa Ibu-ibu yang siap belajar pakai style jilbab. Tidak banyak style yang saya kasih, khawatir malah pada jadi bingung, saya pun kasih style yang termudah mengingat salah satu Ibu bilang "Pengen tampil beda buat lebaran nanti", hihihih *puasanya aja belom jeng :)

Resiko mengadakan acara di salah satu rumah memang kurangnya konsentrasi peserta, dalam hal ini pikiran mereka akan terbagi dengan adanya anak-anak, dll. namun saya cukup memaklumi, daripada mereka jauh-jauh saya arahkan untuk mengadakan acara di kantor pusat Oriflame dengan bawa anak, yaa lebih baik saya yang menuju kesana. Ibarat kalaupun nyasar, yaa cuma saya sendirian aja kan? 

Jujur saja, dalam acara kemarin itu ada rasa kurang puas dalam diri saya, karena sepertinya peserta tidak semua konsen saat acara berlangsung, namun saya sangat senang karena bisa berbagi dengan apa yang saya bisa, toh saya juga masih belajar lho. Itulah kenapa alasanya "Saya mau" jauh-jauh datang ke sana, yaa "Karena Saya Mau". terlalu angkuh rasanya kalau saya sampai menolak ajakan temen-temen, apalagi mereka masih satu team dlam jaringan saya. karena dengan berbagi lah hidup akan jadi lebih bermakna. Rasanya semua pegel & penat selama perjalanan hilang seketika pada saat saya melangkah pamit pada Ibu-ibu di sana. Semoga lain kali saya bisa berbagi lagi yaa.... Walaupun saya bukan jago dan ahlinya, tapi karena saya mau, apa yang kita beri sekecil apapun akan sangat bernilai untuk orang lain. "Hidup adalah tentang bagaimana kamu memberi, Kawan"


2 komentar:

rina susanti mengatakan...

"Hidup adalah tentang bagaimana kamu memberi, Kawan"


setuju mba Mira....dan akalu kita mau pasti ada jalan karena alam semesta akan mendukung

Alaika Abdullah mengatakan...

mau dunk belajar pakai hijab yang keren dan modis. :)